Kuningan- Pondok Pesantren Binaul Ummah Kuningan kembali menegaskan komitmennya dalam menyiapkan generasi santri yang berwawasan luas dan siap menghadapi masa depan melalui penyelenggaraan Campus Expo 2026. Kegiatan ini digelar oleh Himpunan Alumni Binaul Ummah (HIMMAH) dengan mengusung tema “Focus on Goals: Ready Supplies for the Future Lives”, bertempat di Aula Pondok Pesantren Binaul Ummah, Sabtu (24/1/2026).
Campus Expo 2026 dihadiri oleh seluruh santri Pondok Pesantren Binaul Ummah, para guru, Kepala Sekolah SMP dan SMA Binaul Ummah, Ketua Yayasan, serta puluhan alumni yang kini menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi ternama. Tercatat lebih dari 34 kampus terbaik di Indonesia turut diperkenalkan dalam kegiatan ini, dengan keterlibatan
sekitar 80 alumni sebagai penggerak utama acara.
Kegiatan diawali dengan sambutan Ketua Pelaksana, Fauziah, mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Kuningan. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa Campus Expo 2026 dirancang sebagai ruang referensi strategis bagi santri untuk menentukan arah pendidikan lanjutan secara matang.
“Kegiatan ini diikuti lebih dari 34 kampus terbaik di Indonesia. Kami berharap Campus Expo ini menjadi referensi penting bagi santri dalam menentukan pilihan pendidikan pada jenjang selanjutnya,” ujarnya.
Sambutan dilanjutkan oleh Kepala SMA Binaul Ummah Kuningan, Ujang Abdul Basir, S.Sos.I., M.Pd. Ia menekankan bahwa Campus Expo bukan sekadar agenda tahunan, melainkan ruang perjumpaan nilai, mimpi, dan realitas.
“Expo kampus bukan hanya mempertemukan masa lalu dan masa depan, tetapi juga mempertemukan mimpi dan realita. Para alumni yang hadir hari ini, dulunya juga santri Binaul Ummah. Kegiatan ini diharapkan mampu menginspirasi santri bahwa mimpi mereka sangat mungkin menjadi nyata,” tuturnya.
Ia juga menyebut Campus Expo sebagai pameran masa depan, tempat santri dapat melihat dunia secara lebih luas dan menumbuhkan keyakinan bahwa perjuangan akademik adalah jalan menuju kemajuan. Menurutnya, Binaul Ummah terus berupaya menjaga eksistensi sebagai lembaga pendidikan yang adaptif dan berwawasan global, tanpa meninggalkan
nilai-nilai keislaman sebagai fondasi utama.
Dalam kesempatan tersebut, disampaikan pula berbagai program penunjang pendidikan di Pondok Pesantren Binaul Ummah, di antaranya dukungan beasiswa dari BAZNAS, program PPFD (Praktik Pengenalan Fikih Dakwah) yang telah memasuki tahun kelima, serta implementasi Kurikulum Merdeka yang mengakomodasi beragam kegiatan intelektual dan pengembangan potensi santri. Sebelumnya, Binaul Ummah juga sukses menggelar panen karya melalui kegiatan tadabbur alam di Cilengkrang sebagai wujud pembelajaran kontekstual.
Ketua Yayasan Binaul Ummah, Dian Nurdiaman, M.Pd., dalam sambutannya mengawali dengan kutipan Ir. Soekarno tentang JAS MERAH ‘Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah’. Ia mengingatkan para alumni agar tidak melupakan tempat mereka tumbuh dan belajar.
“Mungkin hari ini kalian datang dengan jas berwarna berbeda-beda, tetapi jangan pernahmelupakan jas merah. Jangan lupakan tempat kalian ditempa, Pondok Pesantren Binaul Ummah,” pesannya.
Ia menegaskan bahwa Campus Expo yang bertepatan dengan 4 Syaban ini merupakan momen silaturahmi yang langka dan penuh makna. Kegiatan ini diharapkan mampu memberi motivasi kuat bagi santri SMP dan SMA untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
“Berawal dari tempat ini, dengan karakter yang beragam, semua membutuhkan perjuangan.
Jangan sia-siakan masa di kelas X, XI, atau saat-saat menentukan masa depan. Teruslah berjuang, karena setiap perjuangan akan memberi nilai lebih,” tegasnya.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan penyerahan plakat, kemudian sesi talkshow inspiratif yang disampaikan oleh salah satu alumni Binaul Ummah, Faiz Firdaus, mahasiswa semester lima Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Talkshow ini dibuka dengan decak kagum para
santri saat menyaksikan deretan prestasi akademik dan nonakademik alumni SMP dan SMA Binaul Ummah di tingkat nasional dan internasional.
Dalam pemaparannya, Faiz menuturkan bahwa perjalanan sebagai santri Binaul Ummah menjadi fondasi penting dalam mengukir prestasi di bangku kuliah. Ia menekankan pentingnya melanjutkan pendidikan tinggi sebagai sarana pengembangan diri.
“Berkuliah membantu kita mengembangkan potensi, memperluas jejaring, membuka lebih banyak peluang, meningkatkan perspektif dan wawasan, serta mempersiapkan diri menghadapi dunia nyata,” ungkapnya.
Kegiatan Campus Expo 2026 berlangsung lancar dan interaktif. Antusiasme santri terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan, mencerminkan harapan besar mereka terhadap masa depan pendidikan dan perkuliahan.
Melalui Campus Expo 2026, Pondok Pesantren Binaul Ummah Kuningan menegaskan posisinya sebagai pesantren yang tidak hanya unggul dalam pendidikan agama dan tahfiz Al-Qur’an, tetapi juga serius dalam membimbing santri menatap masa depan akademik dan global. Sebuah ikhtiar nyata untuk mencetak generasi berkarakter, berilmu, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
